daengazzli.com

Setiap kali memasuki akhir bulan September selalu saja ada kontroversi tentang G30S PKI

Setiap kali memasuki akhir bulan September selalu saja ada kontroversi tentang G30S-PKI.
Gw cuma mau sharing aja. Di Ukraina, mulai tahun 2015 mengeluarkan undang-undang kalau Partai Komunis Ukraina (KPU; ga ada kaitannya dengan KPU Indonesia) dilarang. Bukan cuma itu saja, penggunaan kata komunis dan seluruh simbol-simbol komunis di Ukraina juga dilarang.
Kenapa ??? Rupanya si KPU ini terlibat membantu pemberontak Donetsk Republic sehingga menyebabkan wilayah Ukraina Timur menjadi wilayah konflik.
Bukan cuma itu saja, jika menilik sejarah kelam komunisme di Ukraina. Ukraina sudah sering menjadi korban kekejaman dari Pemerintah Komunis Uni Sovyet. Yang paling parah adalah ketika terjadi Holodomor (penjatahan makanan terhadap orang Ukraina). Diperkirakan sekitar 3-6 juta orang Ukraina tewas pada saat itu. Sayangnya, Holodomor ini tidak sepopuler Holocaust yang sering mendapatkan publikasi gratis dari media massa.
Sejak 2015, sudah 871 kota dan desa yang namanya telah dirubah karena namanya terkait dengan tokoh komunis.
http://euromaidanpress.com/…/de-sovietization-in-ukraine-8…/
Ribuan patung komunis juga diturunkan oleh rakyat Ukraina bukan karena mereka takut dengan patung komunisnya karena tentunya patung tersebut tidak dapat berbuat apa-apa. Akan tetapi lebih karena patung-patung tersebut merupakan simbol dari komunis sedangkan rakyat Ukraina tidak ingin komunis dapat berkuasa kembali yang dapat merugikan kembali rakyat Ukraina seperti kejadian Holodomor ataupun pemberian bantuan ke pemberontak oleh partai komunis Ukraina tadi.
Kembali ke Indonesia. Sama halnya dengan komunis di Ukraina yang telah merugikan rakyat sana. Di Indonesia, PKI juga pernah melakukan pemberontakan di tahun 1948. Sayangnya dikarenakan banyaknya peristiwa di tahun tersebut, maka pemberontakan ini tidak setenar pemberontakan tahun 1965. Salah satu korban dari PKI di tahun 1948 adalah ayah dari Pak Sri Edi Swasono, salah satu Guru Besar di kampus saya dulu:
http://nasional.republika.co.id/…/owidhb330-sri-edi-swasono…
Bung Karno pernah bilang "jangan sekali-kali melupakan sejarah, bangsa yang besar adalah bangsa yang mengetahui tentang sejarahnya." Gak cuma dari sejarah Indonesia, dari sejarah negara lain seperti Ukraina kita dapat belajar bahwa paham komunisme memang telah terbukti merugikan bangsa.
#BelajarDariMasaLalu
10/01/2020
2 Komen:
M Hasan Alaydrus
10-01-2020, 02:30:24
Bu zarni pasti bangga punya murid seperti sampean gus....
Zain Abdallah
10-01-2020, 02:30:24
Mantap mas aris. Saya share ya

Tinggalkan Balasan

Tên của bạn *
Email *
Cảm nhận *