daengazzli.com

Semalem ngaji rutin bersama KH Ahmad Fathoni pengasuh Pesantren Takhasus IIQ Jakarta beliau bilang ngaji Alquran itu gak pandang bulu orang Arab juga masih banyak yang tidak bagus dalam melantunkan ayat suci Alquran

Semalem ngaji rutin bersama KH. Ahmad Fathoni, pengasuh Pesantren Takhasus IIQ Jakarta, beliau bilang ngaji Alquran itu gak pandang bulu, orang Arab juga masih banyak yang tidak bagus dalam melantunkan ayat suci Alquran. Panjang pendeknya masih tidak beraturan. Padahal harus serasi. Belajar Alquran itu harus talaqqi musyafahah (bertatap muka) jangan ini hanya mendengarkan MP3 dari HP atau yg lainnya. Karena belum tentu bacaannya benar. Belajarlah yang sanad Alqurannya sampai ke Rasulullah Saw.
Beliau sempat bertanya, kalau orang Arab salah baca apa boleh dimaafkan?
Mau Arab atau non-Arab semuanya sama, makhrajijul hurufnya harus tepat dan paket bacaannya juga harus satu paket jangan dicampurkan ragam bacaan lain. Kalau orang Arab salah bacanya yah juga salah. Karena Arab juga belum tentu benar seluruhnya.
Allah itu tidak melihat dari mana asal kita, tidak melihat pakaian kita, rupa kita, tapi Allah melihat hati kita serta perbuatan (amal) kita.
Tulisan ini tidak ada kaitannya dengan Raja Salman yaang akan datang besok. Pesan dari tulisan ini adalah belajarlah Alquran ke pada guru yang memiliki sanad yang nyambung sampai Rasulullah.
10/01/2020
2 Komen:
Setyo Puji Witono
10-01-2020, 02:30:24
Mantap bro... lanjutkan
Muhammad Irfan
10-01-2020, 02:30:24
Spertinya Waki nih, sensi skli dgn Arab yah

Tinggalkan Balasan

Tên của bạn *
Email *
Cảm nhận *